Homework (pekerjaan rumah) dari Pendeta Wairata..

dear all,

dear admin,
dear sis-bro/sir-mam,

Selasa, 10 Des 2007, 10.00-12.00-an, Gedung Serbaguna 2 GPIB Jemaat Zebaoth Bogor, Perayaan Menyongsong Natal PKLU 2007.

Hadir :
1- Pdt. C. Wairata
2- Pnt. M. Rohi
3- Pnt. F. Mailoa
4- Dkn. Margaritha Talarima
5- Dkn. A.E. Waruwu
6- Kira2 65-an oma/opa, om/tante
7- Para pengantar butir 6 di atas
8. Beberapa cucu butir 6 di atas
9. seorang penatua lainnya…

Menyusul Natal PW (hadir 350-an orang), Natal PA (hadir 550-an orang), kali ini giliran Natal PKLU GPIB Jemaat Zebaoth Bogor digelar (kira-kira 70-an orang). Benar2 pengalaman unik tersendiri berada bersama Kaum Lanjut Usia berusia MULIA ini. Begitu banyak hikmah bisa diambil saat hadir di Natal PKLU ini. Bukan hanya dari kotbah pendeta wairata saja, tetapi saat melihat dan berada di tengah ‘om/tante’ dan/atau ‘oma/opa’ tersebut begitu sarat makna. Semisal :

– seorang Oma berjuang keras mengikuti ibadah natal yang masih dominan “duduk-berdiri berulang”, saya perhatikan dengan seksama saat Oma tersebut hendak berdiri, betapa sulitnya, juga saat hendak duduk… PELAJARAN : mumpung Tuhan kasih kemampuan duduk berdiri dengan lancar, berkiprahlah di gereja, jangan tunda

– seorang Oma berkebaya, kemayu, sanggulan, langsing, cantik, bernama Oma Ros, maju ke depan menyanyi solo, gileeeeeeeeeeee….. keren abis coy… PELAJARAN : menyanyi sangat universal, tidak pandang usia, suku, dan pertulangan kaki. Penuhilah bumi dengan nyanyian, agar tidak sepi…

– seorang Opa tersipu malu saat dijejerkan dengan Oma karena diminta ke depan merayakan HUT Desember-an, wajahnya semu.. merah padam… hehe… PELAJARAN : malu-malu kucing berlaku di semua usia..

– nampak di suatu jejeran sekumpulan tante yang dulu sering dan hingga kini saya sapa bila jumpa (tante lohi, ibu pahroji, ibu usmanij, ibu siregar, oma bece-gang menteng, tante titi-bantar kemang), mereka berjuang di lini masing2 20-30 tahun mundur, kini mereka seolah menikmati sekali masa tuanya… senyum mereka mengembang saat saya sapa dari mimbar di ‘spatah 2 kata’..

– ada suasana seperti di bawah ini yang saya temukan, entah apa namanya… saya menyebutnya ini “sindroma kebalikan”

====================
SINDROMA KEBALIKAN
====================
jika kita jumpa dengan teman sebaya, lalu entah dari sudut mana kita melihat dia SEOLAH sudah tua, maka sering kita berkelakar, “waduh udah lansia lu yaa..”, di sini seolah lansia menjadi sesuatu yang kurang begitu disukai…

dan orang yang dijuluki lansia, pasti mikir panjang, pulang ke rumah biasanya ngaca… memperhatikan kerut2 wajah, rambut, dlsb.. dlsb.. (walau sebenarnya ada resep untuk menahan laju tua tersebut, i mean it, cuma rada mahal emang… -red)

saat ada di PKLU, suasana kebalik 180 derajat, paling tidak itu yang saya dapat, hehe…

jika ada satu nama yang menurut DATABASE zebaoth sudah lansia, maka otomatis akan masuk di warta PKLU, dan pada acara kebersamaan2 seperti ini dipanggil-lah yang bersangkutan, sebelumnya tentu ybs sudah dihubungi, namun walau sudah dihubungi, di telepon jawab iya, tapi faktanya tidak hadir.. hal ini juga terjadi.. jadi, kalau dipanggil namanya, orang bersangkutan tidak ada..

nah di PKLU , usia muda menjadi bahan tertawaan..

misal : “Opa Dono! Berdiri… ” bila Opa Dono hadir, dia berdiri, bila tidak hadir maka dengan gaya meledek, orang2 yang hadir (oma opa) akan berkata : “alaahhhh masih muda dia…” dengan nada mencibir, woakakaka… seru bukan? benar2 sebuah OPOSIT

===================
PR dari Pendeta Wairta..
===================
Kepada oma-opa, pendeta wairata mengimbau agar meminta cucu (bukan anak, karena kalo anak kebanyakan sudah mandiri, terpola, bawel, keras kepala) agar cucunya diajarkan BERDOA, diajarkan membaca ALKITAB.. agar tidak takut berdoa, agar hafal semua nama kitab, hafal semua cerita2 alkitab, hafal di mana letak sebuah kitab, PL atau PB..

Pendeta wairata punya dasar : dari pengatamannya sudah ‘banyak’ angkatan muda yang jarang baca alkitab dan jarang berdoa (saya mencoba memahami, ini pasti terpantau, karena pendeta wairata adalah bagian dari Tim Pengajar Katekisasi Zebaoth Bogor)

Homework (pekerjaan rumah) dari pendeta wairata sederhana, tapi dalem. Terlihat oma opa terdiam… merenung… Ada yang manggut2, ada yang cuek, ada yang serius, ada yang tidak dengar terbukti dia cengengesan saat matanya bertatap dengan mata saya..

entah dunia apa yang ada di benak oma opa,
sebuah dunia renta, tetapi dari wajah mereka,
ada semangat tidak renta,

semangat silam dari oma/tante, semangat silam dari opa/om, yang tidak akan bisa ditukar dengan apapun di dunia ini, hanya bisa ditularkan, pada kami yang belum renta..

penasaran ingin melihat : Ibu Ros… nah silakan deh perhatikan attachment…

btw oma opa, kita bakal sering ketemu nih…
PKLU resmi masuk BPK di GPIB Jemaat Zebaoth Bogor..
begitu ujar PPMJ Zebaoth,
or

ibu-ros.jpg pdt-wairata.jpg pklu-1.jpg pklu-2.jpg pklu-3.jpg pklu-4.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s