Tempe buatan pendeta…

dear all,
dear admin,
dear sis-bro/sir-mam,
Jumat, 23 November 2007, Pura Bojong Gede – Sektor 29 GPIB Jemaat Zebaoth Bogor, 10.00-17.00 wib, Pelatihan Pembuatan Tempe.
Hadir :
– Mba Rita ==> Instruktur Pembuatan Tempe
– Pendeta Monika Molle
– Pendeta Samuel Kaha
– Pendeta Ronald Rampala
– Pnt. J.A. Breemer
– dan seorang penatua lainnnya..
===============
Serius tapi santai
===============
Inilah kesan yang muncul saat Pendeta Monica Molle, Pendeta Samuel Kaha, Pendeta Ronald Rampala mengikuti pelatihan pembuatan tempe di rumah keluarga Liklikwatil dipandu oleh pakar tempe : Mba Rita.
Bisa dipahami, di pelatihan tahap pertama sekitar November 2006 lalu, para peserta hanya menerima kulit2nya di Cariu Jonggol, dan mereka sudah praktek di pos pelkes masing2, dan muncul banyak tanya, karena tidak jarang gagal karena salah persepsi, di sini semua persepsi disatukan dan…. bingo!!! berhasil!!
Di tahap kedua ini. Para pendeta ini benar2 mendapat detail. Tak heran muncul pertanyaan2 kritis. Untunglah Mba Rita instruktur pembuatan tempe kali ini selalu siap menjawab pertanyaan semua kami yang hadir.. Termasuk rumus2 jitu bagaimana membuat tempe yang praktis, higienis, dan mantaaaaaaaaabbbbb…
Tak pelak, muncullah tawa di sela2 serius… Sakit perut saya dikocok oleh Pendeta Ronald dan Pendeta Samuel.. Entah mengapa, badan kami betiga mirip2… rada GUE, maksudnya… gueeennnnddduttt…. Dan sangat kontras dengan postur Pendeta Molle yang langsing. Tidak jarang pendeta Monica Molle nyeletuk : gw ada di kelompok si berat… Woakakaka..
Kini… kami pandai membuat :
– tempe di plastik
– tempe segitiga
– tempe mendoan
Saya lalu berpikir, suatu saat nanti, kalau ada retreat (GP kek, PT kek, PA bahkan sekalipun…) saya mau ajarkan pembuatan tempe… Lumayan bisa membantu ekonomi keluarga bagi yang memang membutuhkan. Atau bisa dimakan sendiri. Hemat abizzzzzzz…. I mean it…

==============================
Tempe Mendoan dan Teh Hangat
==============================
Usai membuat tempe seharian, kami disuguhi Tempe Mendoan hasil buatan Mba Rita beberapa hari lalu yang sudah jadi. Buatan kami belum bisa dipanen. Hari Minggu inilah panen, tetapi kami sudah berpencar.
Saya sudah telepon Mba Rita… hasilnya oke banget! Apalagi kamipun diberikan resep oleh Mba Rita bumbu tepung yang menyaluti Tempe Mendoan, lalu digoreng, panas2… ditemani teh hangat, untuk sore hari…
Ala maaaaaaaaaaaaaaaaakkkkk….
Usai pelatihan, kami bergabung dengan pendeta Arie Koedoeboen yang kebetulan mendalami PETERNAKAN BABI karena berada di pos pelkes milik GPIB Jemaat Maranatha Pematangsiantar… beliau mendatangi Ciseeng dan sekitarnya…
Kami pulang berlima… dengan cara yang unik pula…
Untuk Pendeta Samuel Kaha…
Untuk Pendeta Ronald Rampala…
Untuk Pendeta Monica Molle..
Untuk Pendeta Arie Koedoeboen…
never forget all of you Sis-Bro/Sir-Mam,
i mean it,
Langsung diarahkan Mbak Rita
mbak Rita
Pdt. Ronald in action
 Pdt Ronald in action
Kita kerja sama2
Kita kerja sama2
 Grup Mendoan
Grup Mendoan
 Kelas tempe
kelas tempe
Mendoan
Mendoan
 Sudah jadi
sudah jadi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s