Seragam PW paling unik di Pos Pelkes Imanuel Pengancing ==> KREATIF!!!! Heybaaaaaaaaattttttt

dear all,
dear admin,
dear sis-bro/sir-mam,
Rabu, 21 November 2007, Gedung Serbaguna 1 GPIB Jemaat Zebaoth Bogor, presentasi masing-masing peserta pelatihan UP2M (program sinodal), kira2 sore hari..
Hari ini hadir Sekretaris 2 Majelis Sinode GPIB : Pnt. Johan Tumanduk, duduk ditemani Ketua MJ GPIB Zebaoth Bogor : Pdt. C. Wairata.
Sejak pagi hari, saya mendengar semua paparan dari peserta yang formatnya mirip semisal :
– Keadaan Umum Lokasi Pelkes
– Monografi Desa
– Kondisi Mata Pencaharian Jemaat
– Pengembangan Usaha Pedesaan
– Langkah2 yang telah dilaksanakan
– Permasalahan
– Terobosan2
– Evaluasi
Satu demi satu saya ikuti, hari ini yang saya amati adalah :
– Pdt. Samuel Kaha
– Pdt. Domidoyo
– Pdt. Ronald Rampala
– Pdt. Roberto Wagey
– Pdt. Nelce Alelo
– Pdt. Monika Molle
– Pdt. Marseline Rezok
Semua ok. Semua benar2 menantang. Dalam kacamata iman, memperhatikan para pendeta ini presentasi, saya seperti melihat jiwa kepemimpinan Kristus benar2 nampak dan mendarah daging berjalan sebagaimana mestinya di pos pelkes masing-masing. Saya benar2 berdecak kagum usai seorang pendeta melakukan presentasi. Ketulusan, kejujuran nampak sekali…
Tiba pada giliran pendeta Ronald Rampala yang melayani di Pos Pelkes Immanuel Pengancing, GPIB Jemaat Tumbang Titi, Ketapang-Kalimantan Barat. Semua warga Zebaoth tahu bahwa istri pendeta Ronald adalah warga sektor 26 GPIB Jemaat Zebaoth Bogor. Jadi pelatihan kali ini benar2 durian jatuh bagi pendeta Ronald… Hehe.. Sang istri bekerja di salah satu Bank Swasta Papan Atas… (mohon ingat2 ya kalimat terakhir ini, bank swasta papan atas..)
Saya ikuti betul slide demi slide yang disampaikan pendeta Ronald, pendeta imut tinggi besar, asli baby face.. Pasti oleh warga jemaat benar2 “dirawat” pendeta yang satu ini. Hehehehe..
Saya kaget bukan kepalang saat melihat sebuah slide yang memperlihatkan ibu-ibu PW ber-paduan suara menggunakan seragam bukan UNGU.. Saya benar2 terpana… saya merasa tidak aneh dengan seragam itu, tapi kok bisa ada di TENGAH DESA yang menurut pendeta Ronald “tidak ada sinyal”. Ke kota kabupaten harus berpeluh dan siap berdebu. Kalau hujan siap banjir sampai sedada, minimal sepaha.
Pendeta Ronald kini mengerti banyak tentang MOTOR dan permesinannya. Ada istilah di pos pelkes Pendeta Ronald yakni, motor yang dipakai oleh orang kadang2 berbalik peran, motor memakai orang. Paham? Terkadang orang harus memanggul motor sekian kilometer bila terjadi kerusakan pada mesin motor…
Dari percakapan dengan beliau, warga jemaat teramat sangat mencintai pendeta Ronald. Dan satu lagi, pendeta Ronald rajin mengajar anak layan di sana ber paduan suara dengan baik dan benar, ulangi : baik dan benar, bukan teriak asal2an..
Two thumbs up for you Sir/Bro… I mean it…
Di akhir presentasi pendeta Ronald, entah mengapa ada cairan hangat di sekitar mata saya, untuk gak netes…
Penasaran? Ingin tahu seperti apa seragam paduan suara PW di Pos Pelkes Immanuel Pengancing, GPIB Jemaat Ichtus Tumbang Titi, Ketapang-Kalimantan Barat? Amati betul yaa.. ulangi : amati betul..
yang belum daftar juga di milis fotokita@yahoogroups.com, yo wis… menghayal aja.. hehe…
siap merenung?
siap terbahak?
siap berteriak salut!!
saya memilih tiga2nya,

or

cw dan jt

CW and JT

kiri pastori – kanan gedung gereja

kiri pastori - kanan gedung gereja

OR and RR

OR and RR

pw immanuel pengancing

pw immanuel pengancing

RR

Ronald Rampala

RR at presentasi

RR at presentasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s