Rapat Pertama Presbiter Sektor 20 GPIB Jemaat Zebaoth Bogor

dear all,
dear admin,
dear sis-bro/sir-mam,

Rabu, 14 November 2007, 19.00 wib, Rumah Diaken Sophie Pattiasina-Palilingan, Rapat Pertama Presbiter Sektor 20 GPIB Jemaat Zebaoth Bogor periode 2007-2012.

Saya tiba di lokasi 18.50 WIB…

Hadir :
– Diaken Sophie Pattiasina-Palilingan
– Diaken Melvin Lopulalan
– Diaken Handra Siloto
– Diaken Ivantua Sihombing
– Penatua Frederik Lopulalan
– Penatua Louise Dabung-Mailoa
– Penatua Ferry Mailoa
– dan seorang penatua lainnya…

Acara :
– Ibadah Buka
– Pembacaan notulen rapat bulan lalu
– Pengesahan notulen rapat bulan lalu
– Penetapan Koordinator Sektor 20 yang baru
– Bagi tugas pelayanan
– Makan malam bersama
– Penjadwalan Kkel dan/atau PA
– Tim Kerja Natal Sektor 20
– Doa tutup

Sektor 20, rutin mengadakan rapat sebulan sekali…

===========
Ibadah Buka
===========
Dipimpin oleh Penatua Louise Dabung-Mailoa. Bahan renungan dari SBU 14 November 2007 malam hari, nyanyian diambil dari Kidung Jemaat yang tertera di SBU.

===============================
Pembacaan notulen rapat bulan lalu
===============================
– semua diketik rapih
– tercatat rapih
– dicopykan, dibagikan pada semua yang hadir
– masing2 menyimak dan meneliti kalau2 ada kata/kalimat yang salah, aneh, janggal…

===============================
Pengesahan notulen rapat bulan lalu
===============================
– setelah gonta-ganti kiri kanan (ralat dlsb.)
– disepakati, disahkan
– gak pake palu,
– pake senyum, sangat kekeluargaan…

===================================
Penetapan Koordinator Sektor 20 yang baru
===================================
Semua sepakat memilih Diaken Sophie Pattiasina-Palilingan  (Tante Like) sebagai Korsek, awalnya Tante Like menolak dan mengimbau seorang Penatua yang jadi Korsek, tetapi karena semua penatua menganggap “setara”, maka Tante Like  menerima, pake senyum, sangat kekeluargaan…

Selain KORSEK, kami juga memilih Bendahara Sektor. Keduanya berdurasi satu tahun. Tahun berikutnya : TUKAR.

Karena sudah mendapat mandat untuk memimpin rapat, maka Tante Like (Diaken Sophie Pattiasina-Palilingan)  menskors rapat, makan malam, lapaaarrrrrrrrrrrr…

Sayur sop, ikan goreng, perkedel teri, lalap timun, lalal labu kecil, pepaya.. yang gak tahan : sambel nya… sue banget… maksudnya sueeeedaaaaaaaaaaappppp….

Tau dong kalo orang GPIB sudah duduk makan bersama…. rame banget… pake senyum, sangat kekeluargaan, tak pelak adegan cak-cak-an terjadi… mungkin itulah gambaran Kerajaan Allah yaa… damai… tenteram… mengunyah… kenyang… sukacita.. woakakakaka…. (banding Lukas 13 : 29), yang mengaku warga GPIB kelewatan aja kalo gak apal juga ayat ini…

==========================================
Bagi tugas pelayanan & pasangan Diaken-Penatua
==========================================
Agenda yang satu ini memakan waktu agak lama, karena yang hadir benar2 membagi rata semua warga di Sektor 20 ke dalam 8 presbiter, tiap presbiter mendapat kira2 7-9 kepala keluarga.

Setiap kepala keluarga benar diamati memakai KACAMATA IMAN. Kami perbincangkan dan benar2 menggumuli. Tidak jarang kami harus “hening”, tetapi gak jarang juga kami tersenyum dalam hati…

Sesudah 8 presbiter kebagian rata, kami pun memasang-masangkan Diaken dan Penatua. Berikut hasilnya,

– Diaken Sophie berpasangan dengan Penatua Frederik
– Diaken Handra berpasangan dengan Penatua Louise
– Diaken Ivantua berpasangan dengan Penatua Ferry
– Diaken Melvin berpasangan dengan Penatua Okta

Itu berarti “sebuah pasangan” kira2 menggarap hampir 14-15 kepala keluarga. Pas banget rasio 1:15-nya. Tuhan memang membagi pas. Tidak kebayang kalau  di Zebaoth memakai rasio 1 : 10.  Sa’-gambreng!!!

Yang paling menyukakan hati adalah saat bicara tentang  VISITASI. Deja Vu….

Saat di pelayanan anak JADUL (jaman dulu) hal ini = rutin. Tinggal mengulang saja ditambah pernak-pernik. Jadi punya ide macem2… Jalan pikiran seorang dokter itu salah satunya adalah : “KARTU PASIEN adalah EMAS”. Paham dong…

Saat ketik ini sebenarnya sedang merancang KARTU VISITASI untuk merekam apa yang dialami selama visitasi. Lagi2, hal ini sudah dialami sejak JADUL saat ‘door to door’ ke rumah2 anak layan. Pelayan PA yang baik mencatat rapih semua hasil visitasinya dalam BUKU KEHIDUPAN-nya masing-masing. Berdoa sesuai apa yang tercatat di buku kehidupan itu. Simple kok. Kaya kartu di praktek2 dokter itu lhooo..

==================================
Penjadwalan Keb. Keluarga dan/atau PA
==================================
Tahap ini seru juga. Sedemikian rupa kami ‘berdelapan’ menjadwal delapan wilayah masing2 agar merata dan tidak membosankan siapapun. Pokoknya dibuat adil. Kami menyusun jadwal ini pake senyum, sangat kekeluargaan…

=========
Warnasari
=========
1. Kami langsung membentuk Tim Kerja Natal. Karena masih baru, presbiter2 baru kena ‘wajib militer’…

Tim Kerja Natal Sektor 20 :
– Ketua  : Diaken Handra Siloto
– Sekretaris : Diaken Melvin Lopulalan
– Bendahara : Diaken Ivantua Sihombing
– Acara : seorang penatua penggemar kartu UNO dan truf… (tebak!)

2. Kami membahas rencana kedatangan pendeta2 dari berbagai-bagai terkait kegiatan UP2M (Sinode) tanggal 18 November 2007 mendatang.

Di sektor 20 akan kedatangan tamu Pdt. Betsy (belum kenal, dan pasti akan kenal -red). Ada sejumlah pendeta dari berbagai-bagai yang datang ke GPIB Jemaat Zebaoth Bogor menuntut ilmu pertanian, perikanan, peternakan, dan lain2…

Semakin terasa arti PKFP (Pemberdayaan Kelompok Fungsional dan Profesional) di Zebaoth ini…

=================
Resume Pertemuan
=================
Sebelum mengakhiri, kami berdelapan mendengar resume pertemuan dari Korsek baru.

=========
Doa tutup
=========
Kembali Penatua Louise Dabung mengangkat lagu, dan doa tutup oleh Diaken Handra Siloto.

===============
Kejadian jenaka…
===============
Rumah Diaken Sophie Pattiasina-Palilingan (Tante Like) itu sangat dekat dengan mesjid. Tahu dong resiko rumah dekat mesjid. ‘Toa’ itu lho… Nah, rupanya, jika azan tiba, anjing di rumah ini (kalo gak salah bernama beski) akan merespon “kesal” karena tidurnya terganggu. Dia gonggong jelas kadang melolong…Marah campur syahdu… Bingung? Ya udah telen aja…

Bisa bayangkan? Kombinasi azan dan gonggongan dan lolongan Beski? Saya dengar langsung, karena rapat kami dimulai pas azan asyar tiba, beberapa detik kemudian menyusul gonggongan besky, lalu lolongan besky, woakakakakakaka…,

Sebelum pulang, kami foto bersama, foto2 menyusul…
di rumah, sebelum tidur, saya perhatikan seksama foto2 itu..

SAYA PUNYA KELUARGA BARU !!
Keluarga Presbiter Sektor 20 !! Lengkap dengan anjing lho…

tinggal 257 minggu lagi,
or

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s